"Ini luar biasa, sebuah pembuktian besar bahwa kami juga mampu bersaing. City adalah tim hebat yang bisa berada di puncak hingga akhir musim," kata Alli kepada BBC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alli yang kali ini diplot menjadi ujung tombak Spurs tampil impresif saat menghadapi ManCity. Teknik individu yang memukau dilengkapi dengan kecepatan yang dimilikinya kerap merepotkan barisan pertahanan lawan.
Spurs sebelumnya sudah unggul lebih dulu sejak menit kesembilan berkat gol bunuh diri Aleksandar Kolarov. Bek asal Serbia itu salah mengantisipasi umpan silang Danny Rose sehingga membuat bola justru berbelok arah ke gawang sendiri.
Alli kembali merepotkan barisan pertahanan ManCity di menit ke-65. Aksi berbahaya di kotak penalti memaksa Fernandinho untuk melakukan pelanggaran keras berbuah penalti.
Sayang, Erik Lamela yang ditunjuk sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya. Tendangan pemain asal Argentina itu berhasil diblok sempurna oleh Claudio Bravo. Meski demikian, keunggulan Spurs tak berubah hingga laga usai. (jun/ptr)