"Milan butuh karakter untuk menampilkan performa terbaiknya. Hari ini para pemain menunjukkan bahwa mereka memiliki karakter kuat dan kemampuan untuk membalikkan situasi negatif saat melawan tim dengan kualitas hebat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milan lebih dulu unggul lewat gol Giacomo Bonaventura di menit kesembilan. Namun setelah itu mereka harus menderita tiga gol beruntun dari Sassuolo yang dicetak oleh Matteo Politano (menit ke-10), Francesco Acerbi (54), dan Lorenzo Pellegrini (56).
Diawali gol penalti Carlos Bacca di menit ke-69, Milan lalu membukukan gol penyama kedudukan melalui Manuel Locatelli di menit ke-73. Ini adalah gol perdana Locatelli di ajang Serie A.
Kebangkitan Milan mencapai klimaksnya saat Gabriel Paletta membobol gawang Sassuolo di menit ke-77. Paletta muncul dari lini kedua dan langsung menyundul bola masuk ke gawang.
Meski menang dengan dramatis, Montella tak lupa mengakui performa lini belakang 'Rossoneri' belum sesuai harapannya.
"Kami masih rapuh di lini belakang. Namun itu bagian dari proses dan kemenangan seperti ini bakal memberikan kepercayaan bagi kami."
"Saya memilih untuk bergembira atas kemenangan ini. Milan menunjukkan hasrat menang yang besar dan memiliki mental untuk memutarbalikkan keadaan," tutur Montella. (ptr)