Ketika itu Jandia tidak mendapat izin dari manajemen Semen Padang untuk bergabung tim asuhan Alfred Riedl. Untuk pertandingan melawan Vietnam, Jandia mendapat pemanggilan penuh pertamanya memperkuat Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pagi ini saya masih akan latihan bersama Semen Padang. Mungkin setelah itu saya bisa mendapat kepastian dari manajemen. Semua tergantung keputusan klub," ujar Jandia.
Jandia sendiri bersyukur bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih Alfred Riedl untuk memperkuat Timnas. Mantan kiper PSP Padang itu siap menjawab kepercayaan yang diberikan Riedl.
"Alhamdulillah tentunya bisa masuk Timnas. Saya tidak menganggap Andritany (Ardhiyasa) dan Hery (Prasetyo) sebagai pesaing. Siapa yang siap akan bermain, semua ada di keputusan pelatih. Jika saya tampil lebih baik, saya akan bermain," ucap Jandia.
Jandia termasuk pesepakbola nasional yang telat masuk Timnas. Keberhasilan Jandia masuk tim Merah Putih kali ini tidak lepas dari penampilan apiknya bersama Semen Padang dalam beberapa musim terakhir.
"Karier saya meningkat berkat banyak pihak. Tentunya berkat keluarga yang terus mendukung, pelatih, dan juga berkat kerjas keras saya. Alhamdulillah, semua ini berkat Tuhan," ujar Jandia. (ptr)