Atas dasar itu, mantan arsitek FC Porto itu yakin skuat asuhannya bisa berbuat sesuatu saat melakoni laga tandang kualifikasi Piala Dunia Grup G melawan timnas Italia di kota Turin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Italia punya gaya permainan sepak bola yang jelas sama dari era Cesare Prandelli hingga Conte, dan kemudian Ventura. Ada beberapa rincian berbeda, tetapi sistem dasarnya tetap stabil, baik dalam pertahanan maupun serangan."
Juru taktik asal Serbia yang pernah menangani Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid, Radomic Antic mengatakan barisan pertahanan Italia akan solid. Antic pun menilai Lopetegui seharusnya bisa melakukan serangan kejutan lewat formasi cair. Meski begitu, Antic meminta Lopetegui mewaspadai sayap-sayap Italia.
"Jika anda memainkan sayap-sayap yang salah, anda akan kejutan saat anda berusaha masuk ke area lawan," kata Antic seperti dikutip dari AS.
Sementara itu Lopetegui memberi isyarat bahwa ia akan memainkan duet penyerang Alvaro Morata dan Diego Costa. Untuk kehadiran Costa di lini depan Spanyol, sudah dapat dipastikan oleh Lopetegui saat jumpa pers.
"Diego Costa akan mulai [sebagai starter] besok, dan lainnya yang anda sudah tahu," kata Lopetegui yang menyorot kepada Morata seperti dikutip dari Football-Italia.
"Morata sedang bagus, tetapi tidak mudah untuk bermain konsisten bersama Real Madrid."
(bac)