Absennya Ngoc Hai memberikan sedikit keuntungan bagi lini depan timnas Indonesia. Namun, Vietnam masih memiliki banyak pemain andalan lainnya yang mampu merepotkan Indonesia.
Salah satu kekuatan utama Vietnam ada di lini tengah mereka. Vietnam disebut-sebut memiliki sosok gelandang cerdas yang ada pada diri Luong Xuan Truong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemampuannya mengatur tempo permainan, mengontrol bola, melepaskan umpan-umpan berbahaya dan mencetak gol, menjadikannya sebagai tumpuan Vietnam dalam menyerang dan bertahan.
Pada laga itu Xuan Truong mencetak satu kali assist dan satu gol ke gawang Korea. Assist manisnya juga diteruskan dengan baik oleh Van Thanh Vu menjadi gol ke gawang Korea Utara.
Dari sektor tengah lapangan, Xuan Truong dengan tenang mengirim umpan berbahaya yang langsung membuyarkan pertahanan Korea Utara. Di sana sudah ada Thanh Vu dan dengan mudah mencetak gol ketiga untuk Vietnam.
Umpan-umpan dan gaya permainan khas sebagai deep lying midfielder inilah yang membuat publik Vietnam mengklaim gaya permainan Xuan Truong seperti mantan playmaker timnas Italia yang kini merumput di Amerika Serikat, Andrea Pirlo.
Sejak Huu Thang menangani Vietnam, Xuan Truong memang menjadi salah satu pemain yang paling pertama dipanggil ke timnas. Keunggulan Xuan Truong yang mampu bermain cerdas itu disokong gelandang tangguh Thuan Anh. Dua keuntungan yang membuat Huu Thang pun punya banyak pilihan dalam mengeksplorasi strategi di tim.
Pada laga menghadapi Korea Utara, Huu Thang menggunakan formasi 4-1-4-1. Dengan formasi itu, Xuan Truong ditempatkan sebagai gelandang tunggal. Perannya di lini tengah amat penting dalam membuat permainan Vietnam yang fleksibel selain pola 4-1-4-1.
(kid)