“Kamu lebih lambat dibandingkan nenek saya,” kata Cruyff kepada Guardiola saat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya merasa dalam kondisi buruk lantaran itu adalah laga pertama saya bersama tim utama. Saat itu musim panas dan kami menghadapi Banyoles, klub divisi tiga.”
Namun prediksi Guardiola salah. Di tangan Cruyff, Guardiola menjelma jadi sosok yang vital bagi Barcelona. Saat Guardiola pensiun, tangan dingin Cruyff pun masih berperan besar dalam perkembangan Guardiola sebagai pelatih.
“Akhirnya kemudian saya mengerti bagaimana cara Johan Cruyff bekerja. Dia memang meminta banyak hal, namun ketika sang pemain sudah melakukannya, maka Cruyff akan menjelma jadi sosok pelindung yang luar biasa,” kata Guardiola.
Manajer Manchester City ini pun tak lupa memuji tangan dingin Cruyff dalam hal memoles pemain.
“Cruyff akan terus mendorongmu untuk jadi lebih baik dan kemudian melindungimu. Cruyff adalah master dalam hal membina pemain. Dia tahu kapan seorang pemain perlu didorong untuk lebih baik dan kapan harus dilindungi,” kata Guardiola. (ptr)