RFEF lewat situs resmi, Senin (10/10), mengeluarkan pernyataan untuk membela Pique. RFEF mengatakan kostum lengan panjang yang dipotong Pique memang tidak memiliki bendera Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kostum Gerard Pique yang menjadi kontroversi. (AFP PHOTO / GENT SHKULLAKU / AFP PHOTO / Andrej ISAKOVIC) |
"Pique memotong kostumnya murni karena merasa tidak nyaman, sama seperti yang dilakukan pemain lainnya," sambung pihak RFEF.
RFEF juga menunjukkan foto kostum lengan panjang yang dikenakan kapten Spanyol, Sergio Ramos, dalam pertandingan. Kostum lengan panjang milik Ramos juga tidak memiliki bendera Spanyol di bagian lengannya.
"Saya memotong kaos saya karena lengannya terlalu panjang dan mengganggu saya. Mereka [suporter Spanyol] sukses membunuh kebahagiaan saya bermain untuk Spanyol, dan bahkan setelah Piala Dunia 2018 saya baru 31 tahun dan saya akan mundur setelahnya," ucap Pique. (har)
Kostum Gerard Pique yang menjadi kontroversi. (AFP PHOTO / GENT SHKULLAKU / AFP PHOTO / Andrej ISAKOVIC)