Keberhasilan itu membuat Mercedes mencatatkan hattrick sebagai juara dunia konstruktor F1. Tim dengan julukan The Silver Arrows itu menjadi tim kelima setelah Ferrari, McLaren, Williams, dan Red Bull yang meraih hattrick juara dunia konstruktor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itulah yang selalu kami katakan, biarkan regulasi dan biarkan aturan itu sendiri, kesenjangan performa akan menyusut dan kami akan memiliki balapan yang lebih baik," kata Wolff seperti dikutip dari Crash.
Wolff menilai otoritas F1, FIA, telah membuat sebuah kesalahan dengan membuat perubahan teknis. Pasalnya, menurut Wolff persaingan mobil F1 di musim ini lebih ketat dibandingkan tiga tahun silam.
Tidak akan mengubah regulasi terkait desain mobil, FIA juga mengurangi jumlah stok power unit untuk satu tim. Perubahan regulasi yang signifikan lainnya adalah pengurangan biaya pembuat power unit hingga 1 juta euro.
"Dalam performa kami, saya memiliki pandangan, musim ini bukanlah sebuah musim yang dominan seperti tahun lalu," ucap Wolff.
Selain mendominasi kejuaraan dunia konstruktor, duo pebalap Mercedes Nico Rosberg dan Lewis Hamilton juga tidak terbendung dalam perebutan gelar juara dunia.
Setelah Hamilton merebut gelar juara dunia F1 dalam dua musim terakhir, giliran Rosberg yang difavoritkan menjadi juara dunia musim ini. Hingga empat seri tersisa, Rosberg masih unggul 33 poin atas Hamilton. (har)