Dikabarkan The Guardian, gol Benteke itu tercipta dalam waktu 8,1 detik. UEFA menyatakan gol tersebut lebih cepat 0,2 detik dari rekor sebelumnya yang dipegang Davide Gualtieri dari San Marino ketika membobol gawang Inggris pada 1993 dalam kualifikasi Piala Dunia.
Gol itu sebenarnya masih tertinggal dari catatan gol enam detik bomber Jerman, Lukas Podolski, ke gawang Ekuador pada 2013 silam. Namun saat itu laga hanya merupakan laga persahabatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benteke lalu merayakannya dengan mengacungkan enam jari, karena ia berpikir gol tercipta di detik keenam.
Benteke kemudian mencetak gol keduanya hanya sebelum jeda turun minum. Ia memanfaatkan umpan tarik Thomas Meunier dan membobol gawang dari jarak dekat. Benteke mendapatkan gol ketiganya di menit ke-56 dengan memanfaatkan umpan tumit Eden Hazard.
Tiga gol Belgia lainnya diciptakan Axel Witsel pada menit ke-19, Dries Mertens di menit ke-51, dan Hazard di menit ke-78.
Kemenangan ini membuat Belgia berada di puncak klasemen sementara Grup H dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Mereka mencetak 13 gol dan sama sekali belum pernah kebobolan. Belgia unggul selisih gol dari Yunani yang berada di peringkat dua. (jun)