"Baiklah, sebagai sebuah awalan, saya akan mengangkat kantong-kantong pakaian kotor tersisa dari rekan tim saya di dalam ruang ganti ini," jawab James.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Vardon mewawancarai Irving, James malah asyik mengumpulkan kantong-kantong pakaian kotor rekan-rekan satu timnya untuk dibawa ke tempat pengambilan.
"Semoga saja saya hanya mengatakan beberapa hal sekali. Jangan meninggalkan ruang ganti seperti itu [berantakan]," kata pria yang memiliki julukan Raja James tersebut.
Namun, itulah memang sikap James. Dia selalu mencoba menghormati para pengambil kantung pakain kotor dari ruang ganti. Sehingga apa yang ia tunjukkan pada satu malam adalah hal biasa baginya.
Mengutip dari Washington Post, James ternyata sudah memiliki kebiasaan ingin menjaga ruang ganti tim tetap bersih sejak masih di bangku sekolah.
Manajer perlengkapan Cavaliers, Mark Cashman, mengatakan pada 2003 silam--ketika James masih seorang rookie--kebiasaan dan sikapnya itu baru disadari anggota tim sikap Cavaliers tersebut.
Kala itu Cavs mendapatkan jadwal untuk bermain melawan Toronto Raptors. Namun pertandingan itu dibatalkan karena ada kesalahan jadwal. Akhirnya para pemain Cavs naik kembali ke bus, dan para pemain mulai begitu saja melempar seragam dan celana pendek mereka ke arah Cashman.
'James memberikan bajunya kepada dia [Cashman] dengan rapih terlipat. "Saya tidak punya banyak [baju] ketika tumbuh [dewasa]. Saya harus menjaga [kaos]nya," kata James kepada Cashman saat itu,' sambung James kepada Cashman,' demikian cerita itu dipaparkan kembali seperti dikutip dari Washington Post.
(kid)