Diawali dari GP Jepang di sirkuit Motegi pada akhir pekan ini, kemudian melintasi benua dan samudera menuju Phillip Island di Australia, dan ke Malaysia. Setelah tiga seri grand prix tersebut, MotoGP pun akan kembali ke Eropa untuk seri puncak di Valencia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi pun berharap agar dirinya bisa menjadi juara di Motegi, dan memberikan kemenangan pertama bagi puasa yang dialami tim Yamaha.
Kali terakhir pebalap Yamaha berhasil naik ke podium pertama pada seri ketujuh di GP Katalonia, 5 Juni 2016.
Saat itu Rossi keluar sebagai pemenang. Itu adalah satu dari dua kemenangan yang diperoleh Valentino Rossi dalam ajang MotoGP musim ini.
Yamaha memenangkan lima dari tujuh balapan pembuka musim ini. Sayangnya, sejak itu kedua pebalap Yamaha--Rossi dan Jorge Lorenzo--belum lagi mampu menunjukkan taringnya di aspal MotoGP.
Bukan hanya digelar di luar Eropa, tiga balap berikutnya itu pun digelar dalam tempo maraton--tanpa memberi kesempatan beristirahat--yakni masing-masing dibatasi jeda sepekan. Rossi pun mengaku tak masalah dengan hal tersebut.
"Saya sedang dalam bentuk yang bagus, dan siap untuk tiga balapan beruntun," katanya.
Namun, bukan hanya Rossi saja yang siap. Lorenzo pun ingin memberikan kemenangan bagi Yamaha. Begitu pun rival mereka berdua Marc Marquez. Pebalap tim Repsol Honda itu berambisi mengunci titel juara dunia di Jepang.
Jika Lorenzo dan Rossi berambisi menang di Jepang, tak demikian Marquez. Bagi pebalap dengan julukan Baby Alien itu menyatakan dirinya hanya akan mencoba membalap denan aman dan mengamankan poin sebanyak mungkin agar bisa meraih titel juara dunia.
"Triple [grand prix] yang akan kita hadapi selalu menjadi periode yang paling mennetukan dalam musim ini karena ada tiga balapan beruntun, di zona waktu yang berbeda, dan zona kondisi yang berbeda, jadi kami harus melewatinya dengan tenang,dan dengan pola pikir yang sama yang mampu membuat kita melewati musim ini," ujar juara dunia dua kali itu seperti dikutip dari Bike Sport News.
Saat ini Marquez berada di puncak klasemen dengan jumlah 248 poin. Ia 52 lebih tinggi poinnya dibandingkan pebalap di tempat kedua, Rossi. Kemudian di bawah Rossi adalah Lorenzo dengan selisih 66 poin tertinggal dari Marquez.
(kid)