Sebelumnya, PSSI sejak awal menetapkan kongres digelar di Makassar. Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak mengamini dan justru mengeluarkan surat rekomendasi di Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen PSSI Azwa Karim menjelaskan, PSSI akan berkonsolidasi dengan para Exco dan anggota sebelum nantinya berkomunikasi dengan FIFA dan AFC terkait perubahan tersebut. Sebab, undangan kepada perwakilan FIFA, AFC, dan voters juga sudah dikirim.
"PSSI selalu meminta kehadiran pemerintah, tapi tidak pernah berkordinasi dengan pemerintah. Ini yang membuat tidak ada korelasi. Perlu diingat, semua stadion di Indonesia adalah milik pemerintah. Jadi, memang harus bersinergi dong kerjanya."
Ketentuan perubahan jadwal kongres sudah tertuang dalam Statuta PSSI pasal 28 ayat 2. Artinya, jika ada perubahan jadwal dan tempat yang dilakukan Exco (Komite Eksekutif), maka harus diberitahukan kepada para anggota secara tertulis minimal delapan pekan sebelum kongres.
Jika mengacu pada statuta, maka Kongres PSSI yang rencananya akan digelar pada 17 Oktober wajib diundur jika mengalami perubahan tempat. (ptr)