Selisih besar tersebut justru membuat Marquez semakin waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi di sisa musim. Marquez bahkan menegaskan dirinya tak akan ambil risiko dan tampil terlalu agresif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez bahkan bertekad untuk benar-benar mengerem emosi dan hasratnya yang masih sering meletup-letup di lintasan.
"Saya juga harus mengontrol batas kecepatan karena saya harus ingat bahwa saya masih memiliki dua seri beruntun pada minggu berikutnya," tutur pebalap berusia 23 tahun ini.
Sejak turun di MotoGP tahun 2013, Marquez sudah mengoleksi dua gelar juara dunia MotoGP. Secara keseluruhan, Marquez sudah mengoleksi empat gelar juara dunia karena ia juga pernah memenangi kelas 125 cc pada 2010 dan Moto2 pada 2012. (ptr)