Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Motegi itu, Lorenzo sebenarnya berpeluang mendapatkan podium dua. Akan tetapi, lima putaran jelang berakhirnya balapan, ia tergelincir keluar ketika hendak menikung.
Lorenzo mengatakan bahwa faktor ban membuatnya kesulitan sepanjang balapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lorenzo, ia sempat melihat Andrea Dovizioso mengejarnya sehingga berusaha untuk memacu kendaraan lebih cepat lagi. Ia kemudian kehilangan kendali ban depannya dan tergelincir keluar lintasan.
"Ini sangat disayangkan, karena kami memiliki peluang besar untuk menang di sini. Ban memang membatasi kondisi kami."
Lorenzo berharap agar kondisi ban inilah yang di kemudian hari diperbaiki Michelin -- produsen ban yang menggantikan Bridgestone sebagai pemasok MotoGP mulai musim ini.
"Saya kira Michelin mengeluarkan upaya yang hebat, tapi belum cukup. Ada banyak sekali kecelakaan dan juga masalah daya cengkram ban. Saya harap segera akan ada perbaikan."
Kegagalan Lorenzo dan rekan setimnya, Valentino Rossi, kemudian membuat Marc Marquez dengan nyaman mengamankan perburuan gelar juara dunia. Total 273 poin yang dimiliki Marquez tak mungkin lagi terkejar oleh Rossi atau pun Lorenzo dengan hanya tiga balapan tersisa.
Marquez mengamankan gelar juara dunia kelima dalam kariernya -- ketiga di kelas premier. Lorenzo menyebut kompatriotnya pantas jadi juara dunia.
"Ia menunjukkan bahwa dirinya adalah yang terbaik, konsisten, dan sangat cepat. Saya kira pantas memenangi Kejuaraan ini."
(vws)