Marquez memang lebih sering mengerem diri pada musim kali ini. Ia tak terlalu memaksakan diri menyalip musuh-musuhnya setiap kali mendapatkan celah.
Strategi itu dipilih karena Marquez sadar motornya belum sepenuhnya siap dalam beradaptasi dengan ban baru yang dipasok Michelin dan juga peraturan baru soal sistem elektronik (ECU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim lalu saya belajar hal penting, dan harus membayar mahal pelajaran itu. Saya sadar bahwa saya harus tetap tenang dan baru mendorong ketika saya memiliki kesempatan untuk melakukannya," kata Marquez, seperti dikutip dari GP One.
"Itu adalah momen terburuk di musim ini. Meski demikian, saya tetap tenang," kata Marquez.
"Setelah tes di Brno, ketika mereka membawa sayap motor yang lebih besar, sejak saat itu lah semuanya menjadi lebih baik."
Tanpa target apapun hingga akhir musim nanti, sehingga ia tak perlu mempertaruhkan apapun di tiga balapan tersisa, Marquez mengisyaratkan akan kembali ke dirinya yang lama.
"Sekarang, ketika gelar juara dunia telah dimenangi, saya kira Anda akan melihat Marquez yang lama lagi," katanya seraya tertawa. (vws)