Di balik keberhasilan Leicester meraih hasil sempurna di Liga Champions, Ranieri mengutarakan kekecewaannya atas penampilan timnya yang masih labil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat bangga atas penampilan tim ini. Namun ketika memikirkan cara kami bermain di Liga Primer Inggris, saya kemudian menjadi lapar (kemenangan)," kata Ranieri seperti dikutip dari situs resmi klub.
"Ketika sebuah tim bermain di kompetisi besar speerti Liga Champions, maka wajar bila ada sedikit kehilangan ketika kembali berlaga di liga domestik."
"Namun kami ingin merubah hal itu. Saya rasa hanya masalah psikologis karena ketika kami bermain di Liga Champions, kami bisa tampil maksimal," ucap pelatih asal Italia ini.
Setelah ini Leicester akan menjamu Crystal Palace di Stadion King Power pada akhir pekan nanti. Sejak awal musim, Leicester terbilang tangguh saat tampil di kandang. Hanya Chelsea yang mampu mencuri kemenangan di markas mereka, yaitu ketika menang 4-2 lewat adu penalti di ajang Piala Liga. (ptr)