"Ini kekalahan untuk sepak bola Italia. Untuk Italia sebagai negara, sebagai tradisi, dan untuk semuanya," kata Buffon, kepada Corriere della Sera.
"Tapi kami menerima yang pantas kami dapatkan, kami plin-plan, tanpa akar rasa kebersamaan. Sejarah selalu menunjukkan hal itu. Kami meminta adanya identitas Italia, tapi setelah 30 tahun, Italia kini mengalami masa-masa yang sukar dijalani. Dengan lima tahun berada di peringkat 10, kami tidak bisa menerimanya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sempat didekati beberapa pemodal dalam satu setengah tahun terakhir, Milan pada akhirnya dijual ke tangan investor China, Sino-Europe, dengan valuasi €700 juta (termasuk utang-utang yang ditanggung).
Penjualan dua klub dengan tradisi panjang di Italia ini juga sekaligus mengakhiri era dua pemimpin klub yang menjadi wajah Serie-A selama ini, Silvio Berlusconi dan Massimo Moratti.
Berlusconi yang membeli Milan pada 1986 silam, kini hanya memiliki kurang dari satu persen saham di AC Milan, sementara Moratti pun tak jauh berbeda.
Buffon yang ingin pensiun setelah Piala Dunia 2018 mengatakan dirinya mempertimbangkan opsi untuk menjadi pelatih tim nasional di masa depannya nanti. Tapi ia enggan melatih di level klub karena akan terlalu banyak menghabiskan waktu.
(ptr)