Tim Offroad Pembawa Rekomendasi IOF Berekspedisi ke Sabah

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Sabtu, 22/10/2016 15:50 WIB
Tim Offroad Pembawa Rekomendasi IOF Berekspedisi ke Sabah Ilustrasi Offroad. (Thinkstock/Freshmode000)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Offroad yang membawa rekomendasi Indonesian Offroad Federation(IOF) melakukan ekspedisi di pulau Kalimantan, Sabtu (23/10) melintasi batas tiga negara. Petualangan itu dimulai dari Balikpapan, Kalimantan Timur, dan berakhir di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Rombongan tim tersebut berangkat untuk ambil bagian dalam kejuaraan Touring Adventure Offroad International Borneo Safari yang diselenggarakan Sabah Four Wheel Drive Association.

Petualangan di medan ekstrem itu berlangsung di jajaran Pegunungan Crocker melingkari kaki Gunung Kinabalu searah jarum jam. Medan ekstrem dalam ajang offroad yang akan dilalui itu berupa hutan hujan tropis dan dataran yang berada pada ketinggian 1.500 hingga 2.000 meter dari permukaan laut.


"Kami gabungan offroader dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Mungkin nanti juga kawan-kawan dari Kalimantan Barat bergabung di Pontianak," kata Koordinator Tim Offroad Kalimantan (TOK), Haji Helmi seperti dikutip Antara.

Kota Banjarbaru yang terletak sekitar 500 km barat daya Kota Balikpapan Balikpapan, Kaltim, kota tempat kantor-kantor pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi titik temu.

Perjalanan dimulai pertama kali oleh offroader Samarinda, Budi Karyo, sejauh 110 km ke arah selatan menyambangi offroader asal Balikpapan, Budi Kertayasa, pada Jumat (21/10) dini hari.

Dengan kendaraan Suzuki Jimny dan Daihatsu Hiline, mereka berangkat ke Barabai, 350 km barat daya Balikpapan. Di sana telah menunggu Helmi menunggu dengan Toyota Land Cruiser VX80.

Di Banjarbaru bergabung Haji Arifin (Toyota Hilux LV100), Haji Harianto (Land Cruiser VX80), Haji Isa (Toyota Land Cruiser BJ40), dan Haji Umar (Daihatsu Rocky).

"Masih ada satu lagi, yaitu Haji Eddy Sudarmadi yang langsung terbang ke Kota Kinabalu. Beliau menyewa mobil di sana untuk turut serta," lanjut Helmi.

Dari Banjarbaru, selama empat hari ke depan hingga Senin (24/10), rombongan dijadwalkan mencapai tapal batas Republik Indonesia dengan negara bagian Sarawak, Malaysia, di Entikong-Tebedu.

"Tanggal 27 Oktober, rombongan Kalimantan kami tunggu di Pos Kawalan Sungai Tujuh menjelang Bandar Seri Begawan," kata Timbalan Yang Dipertua Persatuan Kereta Tahan Lasak Brunei (PKTLB), Muhammad Azmi bin Milami.

Keesokan harinya, menurut Azmi, rombongan Kalimantan akan bergabung dengan rombongan Brunei untuk sama-sama berkonvoi menuju Kota Kinabalu.

Keikutsertaan para offroader Kalimantan dalam ajang Borneo Safari dimulai Helmi pada tahun 2012. Helmi memulainya sendirian setelah lama malang melintang di arena touring dan kompetisi offroad lokal.

"Ini petualangan offroad internasional saya yang pertama," kata Budi Kertayasa, pengusaha muda pemilik jaringan toko jamu di Balikpapan. (Antara/kid)


ARTIKEL TERKAIT