Marquez menjadi yang terbaik dengan catatan waktu satu menit dan 30,189 detik. Crutchlow yang membalap untuk tim LCR Honda berada menjadi yang kedua dengan selisih waktu lebih lambat 0,792 detik dari Marquez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Crutchlow mengaku dirinya salah dalam pemilihan ban. Seharusnya, kata pria berusia 30 tahun tersebut, dirinya bisa saja mencuri pole position dari Marquez andai menggunakan ban depan tipe kering.
Sementara itu Marquez berhasil menjadi yang terbaik, dan meraih pole position dengan menggunakan kombinasi ban depan dan belakang bertipe kering dari sesi awal.
"Normalnya, saya adalah pria yang akan pergi dengan ban kering dulu, dan saya seharusnya mengikuti insting berani saya," kata Crutchlow.
"Setelah Q1 saya berpikir 'Mari mengunakan ban kering', tetapi kemudian saya mengubah pikiran dan ternyata itu keputusan yang salah. Saya kehilangan sedikit waktu, tetapi saya melakukan pekerjaan yang baik dengan ban yang saya pakai. Dan di akhir hari, Marc melakukan sebuah putaran yang hebat," tutur Crutchlow.
Mantan pebalap Superbike itu pun tak dapat berargumentasi mengenai peluang dalam raceday yang akan berlangsung Minggu (23/10). (kid)