Hal itu terjadi setelah pria berusia 68 tahun tak memperpanjang kontraknya lagi sebagai pelatih tim Liga Super China (CSL) Guangzhou Evergrande.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evergrande yang awalnya berencana membawa kembali Lippi pun mengumumkan pembatalan kontrak itu pada Sabtu (22/10) pagi.
Lippi bukanlah sosok yang asing dengan sepak bola China, dan Asia. Pria yang membawa Italia juara Piala Dunia 2006 itu merupakan juru taktik utama Evergrande kurun waktu 2012-2014.
Lippi berhasil membawa Evergrande menjadi raja CSL selama tiga musim, dan juara Liga Champions Asia pada 2013 silam.
Trofi-trofi itu melengkapi titel di tingkat klub yang ia peroleh di Italia kurun waktu dekade 1990an bersama Juventus. Di bawah kendalinya, Juventus menjadi raja Italia termasuk Eropa.
Bersama timnas China, Lippi disebut ditawari kontrak hingga 50 juta euro selama tiga tahun. Dan tantangan utama Lippi adalah membawa negara itu lolos ke Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia.
Partai pertama yang akan dihadapi Lippi bersama skuat China adalah melawan Qatar di Kunming pada 15 November 2016. (kid)