Meski punya kedekatan dengan pendukung setia Chelsea, namun Mourinho kini menegaskan dirinya akan datang sebagai musuh ke Stamford Bridge, Minggu (23/10) malam WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin meraih kemenangan bersama United dan membuat klub ini menjadi yang terbaik. Namun, saya akan selalu menghormati Chelsea dan tidak peduli apa yang terjadi. Saya tidak akan pernah kehilangan rasa hormat kepada klub tersebut."
"Ketiga saya tumbuh di Portugal, saya tidak terlahir sebagai suporter FC Porto. Tapi, saya tetap memberikan hidup saya bagi Porto, Madrid, Inter Milan, juga kepada Chelsea. Sekarang saya berikan hidup saya kepada United dan inilah bentuk profesional saya," ujarnya.
Lawatan Mourinho ke markas Chelsea juga menjadi pertarungan manajer terbaik di Liga Inggris. The Blues yang kini ditangani Antonio Conte juga menjadi salah satu favorit juara musim ini.
Sebelumnya, Mou, sempat takluk dari salah satu manajer terbaik Liga Inggris lainnya, Pep Guardiola yang kini mengasuh Manchester City. MU menyerah 1-2 dari ManCity pada September lalu.
Teranyar, MU mampu menahan imbang Liverpool tanpa gol di Anfield. Setidaknya Mou tidak kalah dari manajer top milik The Reds, Juergen Klopp. Kini, ia ditantang Conte yang ikut meramaikan persaingan manajer top di Liga Primer. (jun)