Sebelumnya, Thailand sempat merencanakan laga kualifikasi Piala Dunia di luar negara mereka menyusul masa berkabung meninggalnya Raja Bhumibol Adulyadej. Laga tersebut sendiri bakal berlangsung pada 15 November 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok.
Dua opsi yakni tampil di Singapura atau Myanmar tetap ditolak Australia. Sebagai gantinya, Thailand tetap memainkan laga tersebut di Bangkok, tapi dengan sejumlah syarat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterangan itu disampaikan langsung oleh juru bicara Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Patit Suphaphong, seperti dilansir situs resmi AFF.
"Mereka juga harus mengenakan atribut hitam, putih, abu-abu atau warna-warna gelap (untuk menghormati masa berkabung)."
Seluruh rakyat Thailand mengenakan jenis warna tersebut selama berkabung memperingati meninggalnya Raja Bhumibhol.
Pihak militer Thailand bahkan meminta kepada para warganya untuk mengurangi ingar-bingar di tempat-tempat hiburan selama 30 hari sebagai bentuk masa berkabung.
FAT juga sudah membatalkan laga liga domestik Thailand dan akan menetapkan juaranya sesuai hasil akhir pada 14 Oktober lalu.
Laga ini tentu bakal menjadi ironi bagi timnas Thailand. Pasalnya, pasukan Gajah Perang itu sejatinya membutuhkan dukungan berarti demi mengejar kemenangan pertama mereka di kualifikasi Piala Dunia. (har)