Digadang-gadang sebagai penyelamat yang akan membawa MU kembali ke masa-masa kejayaan, Mourinho justru memiliki torehan yang nyaris sama dengan David Moyes -- pelatih yang bertahan tak sampai satu musim di Old Trafford karena rentetan hasil buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika MU di musim ini kalah dari ManCity (skor 1-2), Watford (1-3), dan Chelsea (0-4), maka MU di era Moyes kalah dari Liverpool (0-1), Manchester City (1-4), dan West Bromwich Albion (1-2).
David Moyes. (Reuters/Jason Cairnduff) |
"Kami sangat-sangat sedih. Tapi, sepak bola memang bukan untuk anak-anak, ini untuk pria dewasa... dan kami harus menjadi lelaki dewasa dan bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya," kata Mourinho seperti dikutip dari Four Four Two.
Mourinho sendiri optimistis menatap laga-laga MU selanjutnya. Menurutnya, Manchester United akan mendapatkan lawan yang ringan sementara tim-tim di lima besar klasemen EPL akan menghadapi satu sama lain.
"Saya tak mengatakan laga-laga ini mudah, tapi kami memiliki Burnley, Swansea, West Ham United, Sunderland, Middlesbrough -- pertandingan yang harus kami menangi."
"Tim-tim empat hingga lima besar, mereka harus berhadapan satu sama lain seperti yang kami lakukan pekan ini melawan Chelsea dan Liverpool. Mereka juga akan kehilangan poin, sehingga kami bisa mengejar. Tapi tak ada tempat bersembunyi." (kid)
David Moyes. (Reuters/Jason Cairnduff)