Namun, pada awal musim ini para pendukung Golden State Warriors merasakan kekecewaan. Tim yang gagal mempertahankan cincin juara NBA musim lalu itu kalah pada laga perdana musim kompetisi NBA 2016/17.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan gemilang Leonard pun menutup performa bintang baru Warriors, Kevin Durant. Durant yang direkrut dari Oklahoma City Thunder itu pun tampil baik dengan menyumbang poin terbanyak bagi Warriors yakni 27.
Curry menyumbang 26 poin, sementara Thompson 11 poin. Curry sendiri berupaya melepas tembakan tiga angka sebanyak 10 kali namun hanya tiga yang berbuah poin. Adapun Thompson melakukan percobaan serupa sebanyak enam kali, dan hanya sekali yang berhasil.
Stephen Curry (kanan) tak menampilkan lemparan-lemparan tiga angka terbaiknya saat membuka kompetisi melawan San Antonio Spurs. (Reuters/Kyle Terada-USA TODAY Sports) |
Kekalahan itu juga mematahkan rekor Warriors--yang juga rekor NBA. Musim lalu Warriors berhasil memetik 73 kemenangan dan sembilan kekalahan.
Para anggota skuat Warriors pun merasa malu atas kekalahan tersebut.
"Kami dipukul tepat di mulut," kata power forward Warriors, Draymond Green menyesali kekalahan timnya di hadapan pendukung sendiri pada pertandingan pertama musim kompetisi.
Green menjadi pemain yang paling banyak melakukan rebound yakni 12 kali, dan assist enam kali.
"Saya tak tahu jika [hasil] ini menjadi hal yang buruk bagi kami," sambung Green seperti dikutip dari kantor berita lokal SCNow.
Pelatih Warriors, Steve Kerr, merasa kekalahan dengan selisih 29 poin di kandang sendiri dari Spurs itu adalah hal yang memalukan.
"Ini menjadi sangat jelek untuk ditonton dalam rekaman," ujar Kerr.
Di sisi lain, shooting guard Spurs Manu Ginobili mengaku tak percaya bisa mengalahkan Warriors yang dalam dua musim terakhir menjadi tim wilayah barat paling perkasa.
"Jika ada hasil yang keluar pun saya tidak akan menyangka seperti ini," kata pebasket asal Argentina tersebut.
Durant ingin tetap positif setelah kalah dari Spurs. Dia menyatakan musim kompetisi masih panjang dan apapun bisa berubah.
"Kami tidak boleh panik. Ini baru pertandingan pertama dari 82 pertandingan," ujar dia. (kid/ptr)
Stephen Curry (kanan) tak menampilkan lemparan-lemparan tiga angka terbaiknya saat membuka kompetisi melawan San Antonio Spurs. (Reuters/Kyle Terada-USA TODAY Sports)