Menurut pria yang akrab disapa Wijar tersebut dalam setiap Munas dan pemilihan calon Ketua Umum PBSI dinamikanya selalu ramai. Itu pun dianggap hal wajar oleh Wijar, mengingat bulutangkis adalah cabang olahraga yang selalu memberikan prestasi nyata buat Merah Putih sehingga menarik bagi beberapa pihak untuk menahkodasi organisasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait persiapan, Wijar memastikan saat ini Jawa Timur, khususnya Surabaya sudah siap 99 persen. Baik itu dari sisi akomodasi, transportasi dan lainnya.
Dijelaskan Wijar, tidak ada perlakuan khusus yang dilakukan pada Munas PBSI kali ini. Semua disebut berjalan wajar termasuk dari sisi keamanan.
Pengprov PBSI Jatim sejauh ini telah berkoordinasi dengan pihak keamanan baik dari pihak hotel maupun aparat kepolisian terkait izin keramaian yang menjadi protab dalam penyelenggaraan Munas.
"Selama empat kali saya ikut Munas PBSI, tidak ada pernah ribut. Kami boleh bersaing keras di arena Munas, tapi tetap bergandeng tangan setelahnya. Jadi, tidak ada perlakuan yang berlebihan untuk Munas kali ini."
"Kami tidak ingin menunjukkan hal-hal negatif dalam Munas. Yang kami ingin tunjukkan adalah prestasi bulutangkisnya," ucap Wijar. (ptr)