Hal ini terlihat dari jumlah tembakan dan tembakan tepat sasaran mereka. Sepanjang 90 menit, Jesus Navas dan kawan-kawan hanya menciptakan lima tembakan, atau satu peluang setiap 18 menit. Dari kelima peluang tersebut, tak ada satu pun yang mengarah ke gawang MU yang dikawal David De Gea.
Sebenarnya, MU juga minim menciptakan peluang dalam laga tersebut, yaitu hanya delapan peluang dengan hanya dua tepat sasaran. Tapi dari dua sepakan tepat sasaran itu, satu di antaranya sukses berbuah menjadi gol Juan Mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guardiola juga berjudi dengan memasukkan Vincent Kompany yang satu tahun terakhir sering absen karena mengalami cedera pada betis dan tulang keringnya. Di Liga Primer Inggris, Kompany hanya pernah bermain dua kali, yaitu satu kali sebagai pemain inti dan sekali sebagai pemain cadangan.
Guardiola sendiri tak menyesalkan kekalahan dari rival beratnya tersebut. Ia cukup puas karena bisa memberikan menit bermain pada pemain muda.
“Saya bangga dengan pemain muda saya dan melihat bagaimana cara mereka bermain. Di level pertandingan seperti ini Anda harus lebih jeli dengan umpan terakhir, tapi selalu sulit melawan United,” ujar Guardiola.
“Kami senang. Kami berusaha untuk menang, tapi sekarang saatnya kami fokus ke kompetisi berikutnya.” (bac)