Dalam balapan yang digelar setelah guyuran hujan tersebut, Minggu (30/10), Rossi sempat memimpin balapan usai menyalip Andrea Iannone. Tapi ia kehilangan posisi pertama karena disalip Andrea Dovizioso hanya enam putaran sebelum garis finis.
Rossi mengakui ia kesulitan untuk menyalip balik Dovizioso karena lintasan yang mulai mengering. Ia pun tak mau memaksakan diri karena lebih memilih mengakhiri persaingan dengan Lorenzo di klasemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda punya peluang menyelesaikan sesuatu, Anda harus melakukan itu. Saya tak mau terjatuh, memberikan Lorenzo 20 poin dan kemudian harus berjuang di Valencia, trek yang dikuasai Lorenzo tapi sebaliknya sangat susah bagi saya."
Rossi sendiri menyambut gembira keberhasilannya mengamankan peringkat dua -- yang ketiga secara beruntun.
"Menjadi juara dunia memang pencapaian berbeda, tapi selalu lebih baik finis di posisi dua ketimbang tiga, empat, atau lima. Ini adalah tahun ketiga secara beruntun saya menyelesaikan musim di peringkat tersebut sejak (Silvano) Galbusera datang ke tim Yamaha. Hal ini berarti saya selalu di depan."
"Tahun ini saya tak pernah benar-benar terlibat dalam perburuan gelar juara, saya tak pantas mendapatkannya." (ptr)