Sebelumnya, metode pemilihan para kandidat pemain terbaik ditentukan berdasarkan hasil pemungutan suara yang dikumpulkan dari kapten dan pelatih timnas di seluruh dunia.
Seperti dilansir dari Daily Mail, FIFA akan memodifikasi cara tersebut. Pemain terbaik akan ditentukan dalam dua pendekatan. Cara pertama dilakukan berdasarkan voting kapten dan pelatih timnas seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ballon d’Or kembali dengan metode lamanya dengan menentukan pemain terbaik dunia berdasarkan penilaian dari seluruh perwakilan jurnalis Eropa yang akan memilih di antara 30 kandidat.
“Event ini bakal menyangkut sepak bola dan dengan peserta yang amat antusias dan lebih luas: para pemain, pelatih, serta para fan,” terang Infantino seperti dikutip dari Daily Mail.
“Ini merupakan ajang baru dengan cara baru untuk merayakan permainan yang dicintai oleh semua.”
Agenda antara kedua ajang penghargaan itu pun relatif berdekatan waktunya. FIFA akan menyelenggarakan penghargaan pemain terbaik pada 9 Januari 2017, setelah penghargaan Ballon d’Or pada Desember 2016.
Sebelumnya, media France Football mengakhiri masa kontrak enam tahun dengan FIFA untuk menyelenggarakan penghargan FIFA Ballon d’Or.
Selama ajang FIFA Ballon d'Or, pertarunhan antara dua bintang dunia, Lionel Messi dan Christiano Ronaldo kerap mewarnai penghargaan tersebut.
Namun, Messi lebih dominan dengan meraih empat kali penghargaan pada 2010, 2011, 2012, dan 2015. Sementara Ronaldo baru meraih dua kali FIFA Ballon d'Or yakni pada 2013 dan 2014. (bac)