Pacquiao tampil dominan sepanjang laga dan bahkan sempat menjatuhkan Vargas di ronde kedua. Meskipun usianya sudah 37 tahun, kecepatan dan serangan beruntun Pacquiao masih patut diacungi jempol.
"Saya sangat gembira. Saya mencoba untuk memukul jatuh Vargas di tiap ronde yang dijalani namun saya juga tak ingin ceroboh."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacquiao mengaku status penantang yang disematkan pada dirinya di laga ini membuat ia begitu termotivasi melakukan yang terbaik.
"Datang ke laga ini sebagai penantang membuat saya bergairah," ujar petinju berjuluk Pacman ini.
Kehebatan Pacquiao pun mendapat sanjungan dari Vargas. Setelah terjatuh di ronde kedua, Vargas tampil lebih hati-hati dan beberapa kali mampu mendaratkan pukulan telak ke Pacquiao.
"Bertarung melawan Pacquiao seperti halnya memainkan catur cepat."
"Saya harus waspada sepanjang waktu. Banyak pukulan yang datang masuk ke arah saya. Pacquiao benar-benar sangat cepat dan tajam," kata Vargas. (ptr)