Meski berstatus sebagai lawan, Huu Thang mengaku selalu antusias bertemu kembali dengan Riedl. Ia bahkan tak sungkan menyebut tidak pernah melupakan jasa-jasa mantan pelatihnya itu ketika keduanya masih berada di timnas Vietnam
"Di antara para pelatih asing, Riedl merupakan orang yang amat saya hormati," ungkap Huu Thang kepada Viet Nam News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia (Riedl) merupakan mantan pemain yang mendapat penghargaan Sepatu Perunggu saat menjadi pemain pada 1975," ungkap Huu Thang.
Riedl tentu bukan sosok yang asing lagi bagi timnas Vietnam. Pelatih yang kini berusia 67 tahun itu sudah dua kali menangani timnas Vietnam yakni pada periode 1998 hingga 2001 dan pada 2005 sampai 2007.
Huu Tang yang menjadi bek timnas Vietnam pada periode 1996 hingga 2002, pernah merasakan tangan dingin Riedl.
Meski pernah menjadi arsitek tim Vietnam, Riedl sendiri sempat mengungkapkan tak banyak mengetahui peta kekuatan tim tersebut saat ini.
Namun, Riedl sepintas menilai The Golden Star memiliki permainan yang terorganisasi rapi dengan pemain-pemain bertalenta.
Ia bahkan menyebut Vietnam sebagai salah satu tim favorit juara di Piala AFF 2016. Vietnam disebutnya memiliki keterampilan bagus dengan permainan sangat efektif. Timnas Vietnam juga dinilainya memiliki level yang lebih tinggi dibandingkan dulu ketika Riedl masih menangani skuat tersebut.
"Harapannya dengan sedikit keberuntungan, Vietnam bisa juara Piala AFF untuk kedua kalinya," terang Ried beberapa waktu lalu. (vws)