Dalam gelaran Piala AFF dua tahun silam, Indonesia dipecundangi Filipina 0-4. Itu adalah kekalahan pertama Indonesia dari Filipina sejak kali pertama bertemu pada 1934 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julukan ini tidak serta merta diterima para penggemar dan pengamat sepak bola di Filipina. Julukan The Azkals, yang bisa diartikan bebas sebagai 'Anjing Jalanan', sempat mengundang perdebatan sengit di Filipina.
Semua itu berawal dari satu pernyataan sederhana: 'Bagaimana seharusnya kami memanggil tim nasional?'. Saat itu, timnas U-23 Filipina akan bertarung dalam SEA Games 2005.
Timnas Filipina berhasil mempecundangi Indonesia saat Piala AFF 2014. (Reuters/Kham) |
Akhirnya mereka menyepakati nama Calle Azul atau Azul Calle yang diartikan secara bebas berarti Jalan Biru -- mengacu pada warna utama jersey timnas Filipina.
Namun, Azul Calle dianggap terlalu panjang untuk dilafalkan sehingga disingkat menjadi AzCal.
Penyimpangan Makna
Meski AzCal telah disepakati, namun muncul lagi perdebatan. Hasil akronim Azul Calle itu ternyata menimbulkan makna berbeda dan muncul perdebatan mengenai kepanjangan lain dari AzCal, yaitu Asong Kayle yang diartikan bebas berarti 'anjing jalanan'.
Alasannya adalah para pesepak bola di Filipina merupakan anak tiri. Timnas Filipina tak mendapat dukungan yang besar dari rakyat negara kepulauan tersebut karena sepak bola kalah populer dibandingkan olahraga bola basket.
Perdebatan mengenai julukan anjing jalanan itu berlangsung panas. Akhirnya, perdebatan itu berakhir setelah Aries Caslib (pelatih Filipina 2004-2007) mengunggah tulisan dengan judul, 'Para pemain akan bangga dengan Azkals!'.
Salah satu alasannya ditengarai karena 'anjing jalanan' berarti timnas Filipina akan berjuang dengan rasa lapar akan kemenangan dan juga memiliki semangat bertarung yang tinggi.
Dan, sejak saat itu julukan The Azkals menempel dalam tubuh timnas Filipina. (har)
Timnas Filipina berhasil mempecundangi Indonesia saat Piala AFF 2014. (Reuters/Kham)