Akibat kebakaran yang diduga sengaja dilakukan pelaku tak bertanggung jawab itu membuat rumah Bikas mengalami kerusakan hebat. Seperti dilansir BBC Sport saat kebakaran terjadi, Bikas dan keluargnya sedang tak berada di rumah.
Bikas dan keluarganya disebutkan sedang berada di kota Salonika untuk mengunjungi putra mereka saat kebakaran terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepak bola Yunani sedang bermasalah dalam dua tahun terakhir. Selain menderita karena krisis ekonomi, tahun lalu Yunani dipantau FIFA terkait peraturan olahraga baru yang diterapkan pemerintah Negara Para Dewa tersebut.
Terkait intimidasi dan pembakaran terhadap rumah Bikas, klub-klub papan atas Yunani mendesak pemerintah negara itu untuk bertindak keras dan membasmi mafia sepak bola.
Ketua eksekutif Panathianikos. Christos Panagopoulos, meminta Liga Yunani diskors sampai keluarnya kesimpulan investigasi terkini terhadap kelompok kriminal terorganisi yang mengendalikan sepak bola Yunani.
"Kami tidak boleh hanya duduk dan melihat rumah orang-orang dibakar dan berbicara mengenai sepak bola," kata Panagopoulos.
Meskipun seluruh gelaran kompetisi dalam negeri diskors, Yunani tetap akan berlaga dalam pertandingan di bawah kalender FIFA. Pada 13 November mendatang, Yunani akan menjamu Bosnia-Herzegovina dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di kota Athena. (har)