Gusti adalah satu dari 12 anggota komite eksekutif baru yang terpilih di Kongres Tahunan PSSI di Hotel Mercure Ancol, Kamis (10/11). Pria berusia 51 tahun tersebut berpendapat hal pertama yang mesti lakukan adalah rekonsiliasi.
"Jadikanlah PSSI menjadi rumah besar sepak bola," kata Gusti kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gusti yakin ketiga hal tersebut dapat dicapai Edy selaku Ketua Umum PSSI yang baru menggantikan La Nyalla Mattalitti. Edy menjadi ketum terpilih setelah memperoleh 76 suara dalam Kongres Biasa Pemilihan PSSI, sementara Moeldoko sebagai pesaing terkuat hanya mendapat 23 suara.
Usai Kongres, Edy mengabarkan telah menunjuk Ade Wellington, manajer tim ASIOP Apacinti U-15 yang menjadi juara dunia di Gothia Cup 2016, sebagai Sekjen PSSI yang baru menggantikan Azwan Karim.
Gusti berpendapat Sekjen PSSI tidak boleh hanya yang pintar korespondensi pada FIFA dan institusi-institusi lain, tapi juga luwes dan bisa berkomunikasi dengan pemerintah.
"Sekjen harus berpikir global dan ulet, serta bisa memadukan sepak bola dengan industri sepak bola," ucapnya melanjutkan. (vws)