McGregor tak menyia-nyiakan dukungan para penggemarnya itu dengan menganvaskan Alvarez lewat empat pukuran beruntun, saat Ronde Dua berjalan tiga menit dan empat detik, Sabtu (12/11) malam, waktu setempat.
Sejak detik awal pertarungan tersebut, McGregor terlihat selalu dalam kendali dan hanya menanti saat yang tepat untuk menganvaskan Alvarez. McGregor juga sempat memukul KO Alvarez dua kali di ronde pertama, meski Alvarez selalu mampu kembali berdiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan itu membuat McGregor mendapatkan sabuk gelar juara dunia kelas ringan, sekaligus menjadi petarung pertama dalam sejarah yang menjuarai dua divisi sekaligus. Sebelumnya, McGregor telah menggenggam gelar juara dunia kelas bulu.
"Saya akan meminta maaf.... tidak pada siapapun," kata McGregor yang lagi-lagi disambut teriakan dukungan para penggemarnya.
Ucapan McGregor itu juga bisa ditujukan pada Alvarez yang sempat bertikai dengannya di sesi konferensi pers. McGregor bahkan sampai nyaris melempar kursi di sesi jumpa media yang digelar Jumat (11/11) tersebut.
Pertarungan antara McGregor dan Alvarez sendiri bersejarah karena merupakan laga pertama yang digelar di kota New York. Sejak satu dekade silam, New York menolak kehadiran pertarungan seni bela diri campuran (MMA) karena menganggap ajang itu terlalu brutal. (vws)