"Terimakasih kepada tim, ini hasil perjuangan mereka, bukan kebetulan. Saya bangga, karena tak banyak tim yang bisa mengalahkan Persipura dua kali berturut-turut," kata Djadjang usai pertandingan Indonesian Soccer Championship (ISC) - A, Sabtu (12/11) di Kab. Bandung, seperti dikutip dari situs resmi tim.
Menurut pelatih yang membawa Persib juara Liga Indonesia 2014 itu, resep keberhasilan Maung Bandung adalah karena strategi yang sudah disiapkan sejak latihan mampu berjalan baik. Kedisiplinan Kim Jeffrey dkk, menurut Djadjang, membuat permainan enak ditonton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bisa mempertahankan tren tidak mau kalah di kandang. Itu berkat kedisiplinan pemain. Boleh dikatakan mendekati sempurna. Meskipun kami tidak boleh berpuas diri," kata Djadjang.
Masuk ke babak kedua, Persipura yang tertinggal satu gol dari tuan rumah langsung tampil menekan dan menghasilkan sejumlah peluang. Namun Persib akhirnya kembali mengejutkan Persipura di menit ke-58. Bila pada gol pertama Van Dijk memberikan assist, maka pada kesempatan kali ini sundulannya yang langsung membuat bola masuk ke gawang.
Van Dijk dengan cemerlang menyambut umpan tendangan bebas yang dilepaskan oleh Tony Sucipto di menit ke-58. Jae-Hoon salah membaca bola sehingga hal ini memudahkan Van Dijk untuk mengirimkan bola ke gawang Persipura.
Hasil ini membuat Persipura gagal menggeser Arema Cronus dari puncak klasemen. Persipura mengantongi 50 poin dari 28 laga dan duduk di peringkat tiga, terpaut dua poin dari Arema.
Persib Bandung sendiri berada di peringkat delapan dengan 41 poin dari 27 laga. (vws)