Bloomberg melaporkan, pendapatan tiket laga McGregor mencapai lebih dari US$17 juta, dan mengempaskan rekor sebelumnya senilai US$11 juta yang dipegang pertandingan tinju antara Evander Holyfield melawan Lennox Lewis. Bahkan, jika menghitung inflasi pun nilai penjualan tiket McGregor akan lebih tinggi ketimbang Hollyfield vs Lewis.
Padahal, laga McGregor itu adalah kali pertama UFC menggelar pertandingan di kota New York. Semula pemerintah kota menolak pertunjukan seni bela diri campuran karena menganggapnya terlalu brutal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McGregor jadi alasan utama rekor-rekor tersebut terpecahkan. Dalam pertarungan di Madison Square Garden tersebut, McGregor memecahkan sejarah dengan menjadi petarung UFC pertama dalam sejarah yang menggenggam gelar juara dunia dari dua divisi dalam waktu yang bersamaan.
Konferensi pers McGregor-Alvarez pun diwarnai insiden yang menjadi bumbu-bumbu pertarungan UFC 205. Keterlambatan McGregor datang ke konferensi pers membuat Alvarez marah. McGregor kemudian meresponsnya dengan nyaris melempar kursi ke arah Alvarez. (vws)