Pemain naturalisasi berdarah Indonesia-Belanda itu menendang penyerang Kabau Sirah Marcel Sacramento.
Diego dengan sengaja menendang Marcel yang tengah melakukan lemparan ke dalam dari pinggir lapangan pada menit ke-61. Akibatnya, sang pengadil lapangan langsung mengganjar aksi tidak pantas Diego dengan kartu merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyadari ulah konyolnya itu dan merugikan tim, Diego mengaku bersalah atas perilaku buruk itu di lapangan.
"Saya memang salah. Kejadian itu terjadi begitu cepat. Saya marah karena sebelumnya ada dorongan ke saya yang bikin saya hampir jatuh," ungkap Diego seperti dikutip dari situs resmi PBFC.
Usai kejadian itu, Diego juga langsung bertemu Marcel di Hotel Kyriad Bumi Minang untuk meminta maaf.
Ia dan Marcel bersama sejumlah pemain lainnya tampak santai berbincang. "Aman, tidak ada masalah," ungkap Diego.
Manajer PBFC, Farid Abubakar pun menjelaskan, persoalan itu dianggap sudah selesai setelah Marcel menerima maaf Diego.
"Mereka bertemu di hotel setelah pertandingan, bahkan saat masih di stadion, Diego dan Marcel (Sacramento) sudah saling memaafkan," terang Farid.
"Kebetulan ruang ganti Semen Padang dan PBFC saling berhadapan, mereka langsung bertemu dan saling bicara." (vws)