Kekesalan juru taktik asal Austria itu disebabkan sikap Nilmaizar yang dianggap menghalangi Jandia Eka Putra memperkuat skuat Garuda guna tampil di Piala AFF 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap Jandia tidak diperkenankan tampil di ISC sebagai sanksi dari regulasi yang telah disepakati," ujar pelatih berusia 67 tahun itu.
Nil Maizar pernah menjadi pelatih timnas Indonesia pada 2012 silam. (CNN Indonesia/Martinus Adinata) |
Tanpa Jandia, slot kiper timnas saat ini dihuni tiga nama. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa (Persija), Kurnie Meiga (Arema Cronus), dan Dian Agus Prasetyo (Pusamania Borneo FC). Namun, Dian sampai dengan saat ini diragukan dapat tampil di Piala AFF 2016 karena belum pulih dari cedera hamstring.
Untuk mengisi posisi yang mungkin ditinggalkan Dian Agus, Riedl disebut berminat terhadap kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam. Namun, kehadirannya juga masih terhambat proses perizinan.
"Teja Paku Alam sedang dalam proses perizinan dengan klub dan PSSI," kata Alfred Riedl usai memimpin latihan pagi timnas di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Selasa (15/11).
Baca berita sebelumnya:Jandia Eka Putra Terancam Tersingkir dari Timnas Indonesia |
Nil Maizar pernah menjadi pelatih timnas Indonesia pada 2012 silam. (CNN Indonesia/Martinus Adinata)