"Kami memiliki kiper yang kualitasnya sama bagus. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Jadi bisa diturunkan bergantian melihat karakter tim lawan," kata Gatot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, gawang Meiga bobol empat kali ketika Indonesia ditaklukkan Thailand 2-4 pada laga pertama Grup A, Sabtu (19/11). Gatot membantah jika kekalahan Indonesia di laga perdana disebabkan buruknya performa Meiga. Menurut Gatot, seluruh pemain juga ikut bertanggung jawab.
Seandainya Andritany diturunkan sebagai pemain inti saat menghadapi Filipina, itu bukan karena faktor buruknya kinerja Meiga.
"Yang pasti, posisi penjaga gawang di Timnas kali ini sangat fleksibel. Mungkin kiper yang satu bisa kami andalkan untuk antisipasi bola udara, sementara yang lainnya yang punya keunggulan membaca umpan terobosan lawan," ujar Gatot.
Persaingan Kurnia Meiga dan Andritany di bawah mistar gawang Timnas sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir. Namun, Meiga lebih sering dipilih sebagai pemain inti.
Andritany sebelumnya tampil gemilang di sejumlah laga uji coba saat Meiga harus menepi karena terkendala cedera. Setelah pulih, Meiga kembali mengancam posisi nyaman Andritany.
Menarik dinanti apakah Riedl akan mengubah orang nomor satu di bawah mistar gawang saat menghadapi Filipina besok. (har)