Dante bergabung dari Wolfsburg pada musim panas lalu, sesaat sebelum Balotelli pindah dari Liverpool.
"Hal yang saya suka dari dia adalah reaksinya ketika kami tidak berlatih dengan baik. Dia datang kepada saya dan mengatakan: 'Dante, kita harus lebih baik.' Balotelli tidak egois, dia benar-benar tertarik pada kemajuan tim," kata bek tengah berusia 33 tahun tersebut seperti yang dikutip dari ESPN, Senin (21/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain berdarah Ghana tersebut akhirnya dilepas ke AC Milan 2013 dan berhasil mengembalikan ketajamannya. Selama satu musim di Milan, Balotelli sukses mengemas 26 gol dari 43 pertandingan di berbagai ajang.
The Reds pun akhirnya meminjamkan Balotelli ke AC Milan pada musim 2015/16 agar ia bisa mendapatkan jam bermain lebih banyak dan mengembalikan kepercayaan dirinya.
Akan tetapi, striker 25 tahun itu juga melempem di Milan. Dari 20 laga yang dilakoni, Balotelli juga hanya mengemas satu gol dan membuat Klopp tak menginginkan jasanya.
Menurut Dante, Balotelli kini telah berubah dan sikapnya di lapangan pun membuat Dante terkesan.
"Balotelli 100 persen adalah seorang pemain papan atas, dia memiliki segala kemampuan. Dia membuat saya terkesan ketika dirinya sedang fokus, dan tidak terpengaruh pada wasit dan pemain belakang lawan yang mencoba memprovokasinya. Dalam latihan, saya dibuatnya menderita."
"Tapi saya tidak dapat berbuat 'jahat' kepadanya, karena klub dan seluruh suporter akan menghujat saya bila saya melukainya," ucap Dante.
Bersama Balotelli, saat ini Nice berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 32 poin, unggul tiga poin dari Monaco yang berada satu peringkat dibawahnya. (vws)