Di laga pertama Grup A melawan Thailand yang berakhir dengan kekalahan 2-4, dua gol Indonesia tercipta dengan menggunakan skema tersebut. Boaz Solossa menerima umpan lambung Rizky Pora dari sayap kiri dan kemudian membobol gawang tim Gajah Perang.
Sementara di gol kedua yang diciptakan Lerby Eliandry, bek kanan Indonesia Benny Wahyudi menjadi penyumbang assist dengan umpan silang melambungnya dari kanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, gol Fachrudin bukan tercipta dari skema permainan terbuka tapi tendangan bebas. Tapi Lilipaly mengirimkan bola silang dari tendangan bebas dari sayap kiri.
Dalam pertarungan penentuan tiket semifinal melawan Singapura di Stadion Rizal Memorial, Jumat (25/11), lagi-lagi umpan silang menjadi pemecah kebuntuan.
Sempat tertingal lebih dahulu lewat gol Khairul Amri di babak pertama, Andik menyamakan kedudukan berkat menyambar umpan silang dari Rizky Pora dari sayap kiri. Sementara itu, Lilipaly membuat Indonesia berbalik unggul di menit ke-85 berkat sepakan first-time memanfaatkan crossing lambung Boaz Solossa, juga dari arah kiri.
Indonesia sendiri saat ini masih menanti lawan di semifinal, yaitu pemuncak klasemen Grup B. Vietnam adalah calon terkuat karena telah mengantongi nilai enam poin dan akan bertanding melawan juru kunci Grup B, Kamboja, di laga terakhir malam nanti.
Leg pertama semifinal Piala AFF 2016 akan digelar pada 3 Desember dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. (vws)