"Saya mau mencari tantangan baru karena tugas saya mengembalikan tradisi emas Indonesia di Olimpiade sudah saya lakukan dan selesaikan," ucap Rexy kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk soal itu belum perlu dibahas. Yang pasti, selama ini saya memang memiliki jiwa petualangan," kata Rexy.
Sukses mengangkat pamor Inggris lewat torehan medali perak Nathan Robertson/Gail Emms di Olimpiade Athena 2004, Malaysia tergoda untuk merekrut Rexy pada 2005.
Di Malaysia, Rexy mampu menciptakan pasangan kuat, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dan sukses meraih medali emas Asian Games 2006.
Rexy kembali mencari petualangan baru dengan hijrah ke Filipina pada 2011. Rexy dipercaya sebagai Kepala Pelatih yang bertugas meningkatkan prestasi bulu tangkis Filipina.
Setahun di Filipina, PBSI berhasil membujuk Rexy untuk kembali dan diberi tugas untuk mengembalikan tradisi emas Olimpiade yang berhasil dituntaskannya lewat kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada bulan Agustus lalu.
Di bawah kepemimpinan Rexy, Indonesia berhasil menyabet medali emas Kejuaraan Dunia dan juga medali emas Asian Games. Indonesia juga nyaris membawa pulang kembali Piala Thomas sebelum kalah 2-3 dari Denmark di babak final Piala Thomas 2016. (ptr)