Selain catatan sejarah, ada beberapa hal lain yang tak mendukung Barcelona bisa mengejar Madrid. Salah satunya adalah performa mengilap Madrid di bawah Zinedine Zidane.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Barcelona sendiri tak perlu sepenuhnya berkecil hati. Mereka juga pernah bangkit dari posisi tertinggal untuk kemudian jadi juara La Liga. Di musim 2014/2015, Barcelona sempat tertinggal empat angka sebelum sukses jadi yang terbaik di akhir musim.
Pada musim 1991/1992, Barcelona sukses mengejar Madrid setelah sebelumnya tertinggal delapan angka. Bila mengacu pada format saat ini, selisih Barca di musim 1991/1992 itu setara dengan empat kemenangan atau 12 poin.
Satu hal lain yang bisa dimanfaatkan Barcelona adalah jadwal padat Madrid di pengujung Desember 2016. Mereka harus melakoni Piala Dunia Antarklub FIFA sehingga hal itu bisa menguras stamina mereka.
Belum lagi permasalahan cedera yang dialami skuat Los Blancos. Salah satu trio BBC, Gareth Bale tak bisa bermain hingga bulan April tahun depan sehingga hal itu bakal mengurangi ketajaman Madrid di lini depan. (har)