Di atas secarik kertas, Myanmar memang terbilang sulit untuk membalikkan keadaan. Namun, Zeise yakin bahwa tekanan kini justru berada di pundak tim Gajah Perang yang harus tampil di depan publik sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bagi kami tidak ada harapan berlebihan dan tak ada tekanan sama sekali. Kami bisa pergi ke Thailand dan bermain dengan penuh kebebasan."
Myanmar sebenarnya berani mengambil risiko dengan tampil menyerang. Duet Aung Thu dan Kaung Set Naing di lini depan juga berhasil mencatat sejumlah peluang emas. Sayang, beberapa kans yang dimiliki gagal berbuah gol.
Dengan demikian, Aung Thu dkk wajib memenangi leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, dengan skor minimal 2-0 untuk memaksakan laga lewat adu penalti. Atau, Myanmar harus menang 3-0 agar melenggang ke final. (jun)