Zulkifli: Disiplin Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Vietnam
Titi Fajriyah | CNN Indonesia
Selasa, 06 Des 2016 16:22 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan bek Timnas Indonesia, Zulkifli Syukur, mengatakan disiplin menjadi kunci utama bagi skuat Alfred Riedl saat menghadapi Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2016, Rabu (7/12). Terutama untuk lini belakang Timnas.
"Kalau dilihat dari awal, ada sedikit peningkatan sejak di babak grup di Filipina sampai di Pakansari," kata Zulkifli kepada CNNIndonesia.com, Selasa (6/12).
Menurut Zulkifli yang ikut mengantarkan Timnas Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2010, terlihat adanya peningkatan dari segi komunikasi yang sudah berjalan bagus di masing-masing lini. Tapi, itu saja belum cukup untuk bisa membawa Garuda terbang tinggi ke partai final.
"Kalau bisa masuk final, harus lebih disiplin," ungkap pesepakbola yang kini membela Pusamania Borneo FC tersebut.
Posisi Indonesia disebut Zulkifli belum aman meski menang 2-1 atas Vietnam pada leg pertama di Stadion Pakansari, Sabtu (3/12).
"Ketinggalan satu gol bukan sesuatu yang sulit buat Vietnam. Apalagi main di kandang. Saya sudah pernah merasakan itu sebelumnya," ucap Zulkifli.
Boaz Salossa dan kawan-kawan harus bisa memberikan penjagaan ketat kepada pemain depan dan tengah Vietnam supaya tidak kebobolan. Terutama untuk sang kapten Le Cong Vinh, penyerang Nguyen Van Quyet dan pemain nomor punggung 11 Pham Thang Luong.
"Ketiga pemain depan dan tengah itu punya kecepatan yang di atas rata-rata pemain Indonesia. Mereka juga punya kepintaran dalam mengolah bola, jadi harus hati-hati dan disiplin," pintanya. (har/har) Add
as a preferred
source on Google
Menurut Zulkifli yang ikut mengantarkan Timnas Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2010, terlihat adanya peningkatan dari segi komunikasi yang sudah berjalan bagus di masing-masing lini. Tapi, itu saja belum cukup untuk bisa membawa Garuda terbang tinggi ke partai final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Indonesia disebut Zulkifli belum aman meski menang 2-1 atas Vietnam pada leg pertama di Stadion Pakansari, Sabtu (3/12).
Boaz Salossa dan kawan-kawan harus bisa memberikan penjagaan ketat kepada pemain depan dan tengah Vietnam supaya tidak kebobolan. Terutama untuk sang kapten Le Cong Vinh, penyerang Nguyen Van Quyet dan pemain nomor punggung 11 Pham Thang Luong.
"Ketiga pemain depan dan tengah itu punya kecepatan yang di atas rata-rata pemain Indonesia. Mereka juga punya kepintaran dalam mengolah bola, jadi harus hati-hati dan disiplin," pintanya. (har/har) Add
as a preferred source on Google