Ia mengaku punya segudang taktik yang bisa diimprovisasikan, tergantung situasi di lapangan pada laga tersebut. Menurutnya, pola 4-4-1-1 yang tak pernah dia tinggalkan hanyalah kerangka statis. Secara dinamis di lapangan, Timnas Indonesia tak lantas kaku menerapkan skema itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam situasi tertentu misalnya, berapa pemain harus maju ketika kami menyerang, atau sebaliknya. Pemain sudah harus tahu seperti apa tim lawan, melakukan serangan-serangan tertentu."
Lagipula menurut Riedl, baik Indonesia dan Vietnam tentu telah menyiapkan sejumlah kejutan meski sudah paham betul gaya permainan masing-masing. Salah satu strategi yang dipersiapkan Riedl adalah cara Indonesia menghadapi permainan dominan Vietnam di sektor tengah.
Sejauh ini memang Indonesia kerap kesulitan bertempur dengan pasukan arahan Nguyen Huu Thang di lini tengah. Pada leg pertama, Sabtu (3/12), terlihat betapa banyaknya celah lini tengah Indonesia yang mampu dimanfaatkan Vietnam.
"Saya tak mau mendiskusikan itu karena sudah terlalu teknis menyangkut taktik kami. Yang jelas, kami siap dengan kondisi apapun," tegas Riedl. (har)