Prabowo berharap Kejuaraan Dunia Pencak Silat berikutnya bisa diikuti 80 negara. Sebab, gelaran yang dihelat di Bali kali ini baru mencapai 40 negara peserta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya ingin silat masuk Olimpiade 2020 mendatang. Bagaimana caranya? Ya kita harus keliling, demonstrasi, dan kirim pelatih. Jadi ini merupakan usaha yang besar, bukan usaha kecil," ujarnya.
"Dan semoga negara-negara yang ikut serta juga puas bertarung di sini. Jadi saya utamakan agar pencak silat diterima sebagai olahraga yang serius, yang tidak kalah dengan olahraga lainnya di dunia," ujar Prabowo.
"Saya pikir kemampuan pesilat Indonesia lumayan bagus. Tapi, kita tentu harus bekerja lebih keras. Anda dapat lihat sendiri animo negara-negara lain, mereka sangat serius.”
Prabowo menyadari menduniakan olahraga silat bukan perkara mudah. Apalagi persaiangan pun semakin meningkat. Pada SEA Games 2015 misalnya gelar juara umum silat justru dikuasai Vietnam.
"Di Asia Tenggara memang Vietnam dan Thailand jadi pesaing terberat Indonesia, sedangkan di Timur Tengah ada Iran. Ini risiko kita ketika silat jadi mendunia. Jadi kita harus legowo, harus berjiwa besar." (jun)