Hasil itu membuat laga harus lanjut ke perpanjangan waktu karena laga leg pertama pun berakhir dengan skor 2-1.
Pada babak pertama, Indonesia sangat kesulitan untuk keluar dari tekanan. Bahkan, dari 45 menit pertama, Indonesia hanya bisa mencetak satu tembakan yaitu melalui Boaz Solossa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski digempur Vietnam, tak ada gol yang tercipta di babak pertama.
Lilipaly kemudian bergerak cepat menyambar bola dan mencetak gol untuk Indonesia. Stadion My Dinh yang terisi penuh pun mendadak sunyi karena gol Lilipaly tersebut.
Beberapa menit kemudian, Indonesia punya peluang emas untuk menggandakan kedudukan. Dalam skema serangan balik, Indonesia berhasil merebut bola di luar kotak penalti Vietnam dan bola langsung diberikan kepada Stefano Lilipaly. Hanya saja, bola sepakan keras Lilipaly melambung tinggi di atas mistar gawang.
Vietnam coba merespons ketinggalan dengan memasukkan penyerang Nguyen Cong Phuong untuk menggantikan Nguyen Van Quyet di menit ke-68. Sementara itu, Indonesia menyimpan Boaz Solossa dan menggantinya dengan Ferdinand Sinaga, dua menit kemudian.
Vietnam punya peluang emas menyamakan kedudukan lewat tendangan Le Chong Vinh yang berada di depan gawang dan melesakkan tendangan, tapi bola mengarah langsung kepada Kurnia Meiga.
Drama terjadi di menit ke-77 ketika kiper Vietnam dikartu merah karena menendang Bayu Pradana. Vietnam yang di menit itu telah melakukan tiga kali pergantian pemain terpaksa menggunakan pemain belakang Que Ngoc Hai sebagai penjaga gawang.
Dalam situasi terjepit. Vietnam justru sukses mencetak gol penyama kedudukan. Vi Van Thanh menerima umpan tarik dari tendangan bebas menghujamkan bola ke gawang Kurnia Meiga.
Vietnam tak mau menyerah dan dengan bermain 10 orang terus menggempur lini pertahanan Indonesia.
Pada akhirnya perjuangan Vietnam pun sukses sehingga mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-92 lewat aksi individual Vu Min Thuanh.
(vws)