"Tadi Pak Prabowo (Subianto, Presiden Persilat dan Ketua Umum IPSI) menyampaikan pencak silat sudah bisa masuk Asian Games, kemudian pada Olimpiade 2020 juga sudah bisa dipertandingkan di tingkat ekshibisi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi bisa menyukseskan target tersebut, Jokowi berjanji akan memberikan dukungan maksimal pada pencak silat.
Lebih lanjut, Jokowi merasa bangga melihat 40 negara berkumpul atas kecintaan yang sama kepada pencak silat ilmu bela diri kebanggan bangsa Indonesia dalam kejuaraan dunia edisi ke-17 tersebut.
"Di tanah yang berbeda bangsa, berbeda bahasa, tapi di sini kita saling berkomunikasi dengan pencak silat. Saya ingat film kita, film Indonesia yang judulnya The Raid, yang aktor-aktornya itu memang jagoan silat semuanya. Sekarang kita terkenal di bidang silat internasional, saya melihat itu sudah sepantasnya dan seharusnya pencak silat memiliki kiprah di dunia," ucap mantan walikota Solo ini.
Indonesia mendapat medali emas terbanyak dalam kejuaraan dunia tahun ini yakni 12 keping, diikuti Vietnam (5 medali emas), Malaysia (3 medali emas), Singapura: (2 medali emas), Thailand (1 medali emas), dan Belgia (1 medali emas). Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang hadir mendampingi Jokowi pun mengucapkan selamat dan sukses luar biasa atas capaian hebat ini.
"Ini semua karena proses latihan dan pertandingan di tanah air yang rutin dan terencana dengan baik oleh IPSI. Kedepan tidak hanya Asian Games bahkan Olimpiade Pencak Silat harus dipertandingkan."
"Terima kasih kepada Pak Prabowo Subianto dan para pendekar silat Indonesia. Pemerintah akan terus mendukung penuh," ujar Imam kepada CNNIndonesia.com. (ptr)