Dari dua partai semifinal, Thailand lolos dengan mengemas agregate gol 6-0.
Thailand sendiri memang terlihat dominan di Piala AFF kali ini. Bukan hanya lolos ke final, tim Gajah Perang selalu menang di setiap pertandingan. Teerasil Dangda dan kawan-kawan juga mencetak total 12 gol dan hanya kebobolan dua kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kokohnya lini pertahanan Thailand itu makin mengesankan mengingat mereka mengubah nyaris seluruh susunan tim inti di laga terakhir fase Grup A melawan Filipina.
Lini pertahanan Thailand sendiri memang telah terbentuk sejak menjuarai Piala AFF 2014 lalu. Pemain-pemain seperti Tristan Do, Teerathon Bunmathan, atau Pratum Chutong akan memastikan lawan-lawan Thailand kesulitan menembus kotak penalti, sementara Kawin yang menjaga gawang pun sukar untuk ditembus.
Salah satu contoh ketangguhan Kawin terlihat ketika Thailand menang 4-0 atas Mymanmar. Ketika Thailand baru unggul 1-0 dan Myanmar terus menggempur untuk mencari gol penyama kedudukan, Kawin melakukan dua penyelamatan gemilang yang menunjukkan kelincahannya di bawah mistar gawang.
Lini pertahanan Thailand ini akan kembali diuji Boaz Solossa dan kawan-kawan yang juga terkenal karena ketajaman di depan gawang. Tim nasional Indonesia selalu sukses membobol gawang lawan-lawannya dan juga jadi tim tersubur kedua di Piala AFF 2016 setelah Thailand.
Partai pertama final akan digelar 14 Desember di Stadion Pakansari sementara leg kedua digelar di Stadion Rajamanggala pada 17 Desember.
(vws)